Ratusan Ikan Koi Berlaga di Festival Nasional Pertama di Kalimantan Tengah

oleh -22 Dilihat

Palangka Raya, Sabtu (27/7/24) – Kota Palangka Raya menjadi tuan rumah perdana bagi 1st Tambun Bungai KOI Festival 2024, sebuah ajang kontestasi ikan Koi nasional yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pecinta Koi Indonesia (APCI) dalam seri Liga Borneo.

Event ini diikuti oleh 135 peserta dari berbagai kota di Indonesia, seperti Banjarmasin, Banjarbaru, Balikpapan, Samarinda, Bontang, Kotabaru, Blitar, Tulungagung, Lumajang, Sukabumi, Jakarta, Bali, dan lainnya. Pada festival ini, 144 gelar juara diperebutkan dari berbagai varian jenis ikan Koi.

Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah sangat mendukung pelaksanaan acara ini. Kepala Bidang Budidaya, Pengolahan, dan Pemasaran (Budlahsar) Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah, Sugeng Kaspani, hadir dalam acara yang dibuka oleh Ketua APCI Regional Kalimantan, Andre Hadiwijaya, di GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya.

Dalam sambutannya, Andre Hadiwijaya mengharapkan bahwa 1st Tambun Bungai KOI Festival 2024 dapat memberikan dampak positif dalam memajukan dunia per-Koi-an serta meningkatkan taraf hidup ekonomi petani Koi di Kalimantan Tengah.

“Sebanyak 485 ekor ikan Koi akan berlaga memperebutkan 144 piala yang dibuat dari kayu gaharu dengan ukiran motif kelakai khas Kalimantan Tengah. Penilaian dilakukan oleh dua juri nasional dan dua juri lokal,” ungkap Andre.

Selain memperlombakan keindahan ikan Koi dalam perebutan juara, festival ini juga memberikan pengetahuan tentang cara perawatan ikan Koi dan cara membedakan ikan Koi berdasarkan grade, mulai dari yang biasa hingga berkualitas tinggi.

Dilokasi terpisah, Kepala Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah, H. Darliansjah, berharap festival ini memberikan dorongan semangat bagi seluruh pembudidaya Koi di Kalimantan Tengah.

“Ikan Koi memiliki potensi besar dan menjanjikan, tidak hanya dalam kegiatan budidaya, namun juga sebagai produk ikan hias yang dipasarkan. Kami berharap kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang terus dilaksanakan di Bumi Tambun Bungai, serta pembudidaya Kalteng dapat mencetak ikan Koi berkualitas yang mampu bersaing di event lainnya,” pungkas Darliansjah.

Dengan digelarnya 1st Tambun Bungai KOI Festival 2024, diharapkan dunia per-Koi-an di Indonesia, khususnya Kalimantan Tengah, semakin berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. (bn-lesta).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *