Belajar Dari Microsoft Menjadi Pribadi Terbaru

oleh -50 Dilihat

Kata Teman: Microsoft dikenal sebagai perusahaan software yang memiliki kekuatan di aspek versioning-nya. Microsoft selalu mengeluarkan versi terbarunya setiap tahun, yang menawarkan versi termutakhir dan perbaikan celah-celah kekurangan pada versi sebelumnya (resolve bug). Hal ini menjadikan Microsoft sebagai pemimpin di sektor bisnis software.

Berkaca dari Microsoft, manusia harusnya selalu melakukan muhasabah diri, menemukan celah kekurangan diri (bug), memperbaikinya, untuk menjadi versi terbaru dan terbaik dari potensi maksimal dirinya. Bisa dengan melakukan versioning secara berkala sebagaimana resolusi diri yg kerap bertebaran di akhir tahun menjelang.

Tentu hasil dari muhasabah itu harus benar-benar diterapkan pada diri, bukan sekedar tertulis di kertas kemudian tersimpan rapi di dalam lemari, atau yang parah hanya sekedar menjadi pajangan dinding yg dibaca setiap pagi. Jika dengan cara itu Microsoft bisa terus berada di garis terdepan inovasi teknologi, maka manusia pun akan bisa menjadi andalan kemajuan peradaban di segala lini.

Mengutip motto dari sekolah manajemen Peter F. Drucker “the best way to predict the future is to create it”. Cara terbaik untuk memprediksi masa depan adalah dengan membuat masa depan itu sendiri. Kita mempunyai potensi untuk menjadi engineer kebaikan. Maka cara untuk bisa menciptakan masa depan yg lebih baik, adalah dengan senantiasa melakukan versioning diri, mengupgrade dan mengupdate pribadi.

“Saat muda, aku pernah bermimpi untuk bisa mengubah dunia. Setelah tua, aku menyadari bahwa yang harusnya ku ubah adalah diriku sendiri,” Rafuan Ahmad.

Bisa dimaknai: Muhasabah adalah introspeksi diri dari segala perbuatan, ucapan, bahkan pikiran. Allah SWT berfirman: Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memerhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah…” (QS. al-Hasyr; 18-19).

Dengan bermuhasabah kepada Allah swt, Insya Allah kita akan menjadi pribadi yang baik, jauh dari kegalauan hati yang bersifat merugikan. Jika kita mampu konsisten bermuhasabah, mampu menjaga diri di jalan yang lurus sekaligus meraih ketenangan hati.

Mengutip syair Aa Gym ” jaga lah hati jangan kau kotori, jagalah hati lentera hidup ini”.

Ada banyak cara melakukan muhasabah diri, misalkan saja sebagai berikut:

1. Mengavaluasi soal niat, amalan, dan dosa-dosa.

2. Mendirikan sholat taubat.

3. Menerima masukan dan saran dari orang lain.

Adapun keutamaan muhasabah diri, antaralain:

1. Menghindarkan manusia dari sikap merasa paling suci.

2. Menghindarkan manusia dari sikap sombong.

3. Menyadarkan untuk memanfaatkan waktu dengan baik.

4. Menenangkan hati dan mendapatkan petunjuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *