Jusuf Kalla Lantik Agustiar Sabran Jadi Ketua Umum DMI Kalteng

oleh -206 Dilihat
Jusuf Kalla Lantik Agustiar Sabran Jadi Ketua Umum DMI Kalteng
Foto saat Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dilantik menjadi Ketua Umum DMI Kalteng.

BATUAHNUSANTARA, Palangka Raya – Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pusat Jusuf Kalla melantik Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran sebagai Ketua Umum DMI Provinsi Kalteng masa khidmat 2025–2030. Pelantikan berlangsung khidmat di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (12/11/2025).

Dalam kepengurusan baru itu, Bulkani ditetapkan sebagai Ketua Harian, Rus’ansyah sebagai Sekretaris, dan Saidah Suryani sebagai Bendahara, bersama jajaran pengurus yang akan memperkuat peran DMI di daerah.

Dalam sambutannya, Jusuf Kalla menekankan bahwa masjid harus berfungsi lebih luas daripada sekadar tempat ibadah.

“Masjid adalah pusat peradaban umat, tempat membangun persatuan, pendidikan, dan kepedulian sosial. Siapa yang memakmurkan masjid, berarti ikut menjaga perdamaian,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya memperhatikan pendidikan anak-anak sejak dini melalui kegiatan keagamaan. “Islam mengajarkan kemandirian. Umat yang mandiri adalah umat yang kuat dan berdaya,” tambahnya.

Sementara itu, Agustiar Sabran menyatakan kesiapannya menjalankan amanah besar tersebut. Ia menegaskan, kepengurusan DMI Kalteng harus menjadi teladan dalam menghidupkan masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat.

“Saya mengajak seluruh pengurus DMI bekerja bersama. Kita harus bersinergi untuk memakmurkan masjid di setiap daerah Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Agustiar juga menilai, masjid memiliki potensi besar dalam membentuk karakter generasi muda.

“Masjid harus melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan mencintai nilai-nilai kebersamaan. Dari masjid, kita bangun peradaban Kalteng yang maju dan bermartabat,” tegasnya.

Sebagai bentuk perhatian terhadap pendidikan keagamaan, ia menambahkan, pemerintah akan memberikan insentif bagi para ustadz dan ustadzah. “Mereka adalah ujung tombak pendidikan moral dan akhlak umat,” pungkas Agustiar. (bn-red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *