Kepala Dinas P3APPKB Terima Kunjungan Perwakilan FAD Kalimantan Tengah

oleh -12 Dilihat

Palangka Raya | Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Linae Victoria Aden, menerima kunjungan perwakilan Forum Anak Daerah (FAD) Provinsi Kalteng.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka persiapan mengikuti Bimbingan Teknis dan Peningkatan Kapasitas Forum Anak Nasional (FAN) Tahun 2024, yang merupakan bagian dari rangkaian menuju Puncak Hari Anak Nasional (HAN) 2024. Acara berlangsung di Ruang Kepala Dinas DP3APPKB Provinsi Kalteng, pada Senin (15/7/24).

Dalam arahannya, Linae menegaskan bahwa Forum Anak merupakan wadah bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi, suara, pendapat, keinginan, dan kebutuhan mereka dalam proses pembangunan. “Forum Anak adalah tempat di mana anak-anak bisa menyampaikan aspirasinya. Ini penting untuk memastikan partisipasi mereka dalam pembangunan dari tingkat nasional hingga daerah,” ujar Linae.

Linae menjelaskan bahwa Bimbingan Teknis dan Peningkatan Kapasitas FAN Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Kemen PPPA bertujuan untuk meningkatkan partisipasi anak dalam pembangunan yang lebih bermakna, mencegah kekerasan dalam penyelenggaraan forum anak, serta meningkatkan keterampilan forum anak dan pendamping dalam menjalankan perannya.

“Kegiatan ini juga akan mensosialisasikan Sistem Informasi dan Pemantauan Partisipasi Anak dalam Perencanaan Pembangunan yang dikembangkan bersama oleh UNICEF, Kemen PPPA, dan Bappenas. Sistem ini memberikan informasi dan gambaran tentang tindak lanjut dari suara anak yang disampaikan pada Musrenbang di tingkat kabupaten/kota,” tambahnya.

Selain itu, Linae juga menyoroti pentingnya pembekalan yang telah dilakukan oleh Psikolog Klinis pada Dinas P3APPKB. Pembekalan ini bertujuan untuk mempersiapkan anak-anak agar lebih siap dalam meningkatkan kapasitas mereka tentang nasionalisme, kebhinekaan, persaudaraan, dan penguatan karakter anak. “Kami berharap anak-anak bisa menjadi Pelopor dan Pelapor dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak, serta mampu meningkatkan kapasitas mereka sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuan,” katanya.

Linae berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas Pengurus Forum Anak Nasional, Fasilitator Forum Anak Nasional, Admin Website Forum Anak Nasional, Pengurus Forum Anak Provinsi, dan Pendamping Forum Anak Provinsi terkait Pendidikan Kecakapan Hidup dan 2P (Pelopor dan Pelapor), serta pemahaman kode etik dalam penyelenggaraan Forum Anak.

“Anak-anak nantinya dapat melanjutkan proses penguatan kapasitas bagi pengurus, fasilitator, admin web, dan pendamping Forum Anak di tingkat kabupaten/kota,” tutup Linae. (bn-lesta).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *