Menuju O2SN Nasional, Reza Prabowo Minta Atlet Kalteng Asah kemampuam

oleh -0 Dilihat
Menuju O2SN Nasional, Reza Prabowo Minta Atlet Kalteng Asah kemampuam
Foto bersama.

BATUAHNUSANTARA, Palangka Raya – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah memastikan pembinaan atlet pelajar tidak berhenti setelah Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat provinsi berakhir. Para juara justru diminta meningkatkan intensitas latihan untuk menghadapi persaingan yang lebih berat pada O2SN tingkat nasional.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, M. Reza Prabowo, menilai kualitas atlet pelajar tahun ini menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan menjadi juara provinsi bukan jaminan mampu bersaing di tingkat nasional tanpa persiapan yang matang.

“Anak-anak kita sudah menunjukkan permainan dan kemampuan yang baik. Tetapi mereka masih membutuhkan waktu untuk meningkatkan kualitas karena nanti akan menghadapi atlet-atlet terbaik dari seluruh Indonesia,” ujar Reza usai Malam Puncak O2SN Provinsi Kalimantan Tengah 2026, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, seluruh atlet yang tampil pada O2SN telah melewati proses seleksi yang panjang, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi. Karena itu, mereka merupakan putra-putri terbaik yang kini memikul tanggung jawab membawa nama Kalimantan Tengah di tingkat nasional.

Reza mengingatkan agar para juara tidak terlena dengan prestasi yang telah diraih.

“Jangan puas dengan hasil hari ini. Terus berlatih, tingkatkan kemampuan, dan persiapkan mental bertanding. Nasional akan menjadi tantangan yang jauh lebih berat,” tegasnya.

Ia juga memastikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tetap memberikan dukungan kepada kontingen O2SN sesuai kemampuan anggaran yang tersedia. Dukungan tersebut diharapkan mampu menambah motivasi para atlet untuk tampil maksimal.

O2SN 2026 diikuti ratusan atlet pelajar dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga SMK. Selain mempertandingkan cabang olahraga modern seperti atletik, bulu tangkis, renang, panjat tebing, pencak silat, senam, dan catur, penyelenggara juga menghadirkan olahraga tradisional Balogo dan Manyipet (Sumpitan) sebagai bentuk pelestarian budaya Kalimantan Tengah.

Di akhir keterangannya, Reza mengajak seluruh pelajar untuk terus membangun karakter melalui pendidikan, olahraga, dan nilai-nilai spiritual.

“Sibukkan diri dengan belajar, berlatih, dan beribadah. Dengan bekal itu, saya yakin atlet-atlet Kalimantan Tengah mampu bersaing, berprestasi, dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” pungkasnya. (bn-red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *