Lebaran Yatim BAZNAS Kalteng, Saidah Suryani: Kepedulian Harus Jadi Budaya

oleh -10 Dilihat
Lebaran Yatim BAZNAS Kalteng, Saidah Suryani: Kepedulian Harus Jadi Budaya
Foto bersama.

BATUAHNUSANTARA, Palangka Raya – Kepedulian sosial tidak cukup diwujudkan lewat kata-kata, tetapi harus hadir dalam aksi nyata. Semangat itulah yang kembali ditunjukkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah melalui kegiatan Lebaran Yatim, dengan menyalurkan 150 paket bantuan kepada anak yatim dan kaum dhuafa di Palangka Raya, Senin (13/7/2026).

Program tahunan tersebut menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat mampu menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan. Sebanyak 150 penerima manfaat berasal dari 12 kelompok dan lembaga binaan yang selama ini menjadi perhatian BAZNAS Kalteng.

Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Saidah Suryani, mengatakan Lebaran Yatim bukan sekadar agenda rutin, melainkan bentuk komitmen untuk menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama.

“Anak yatim harus merasakan kasih sayang dan perhatian dari lingkungan sekitarnya. Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus mengajak masyarakat agar terus menumbuhkan semangat berbagi,” ujarnya.

Menurut Saidah, bantuan yang disalurkan merupakan amanah dari para muzaki dan donatur yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS. Karena itu, pihaknya berkomitmen memastikan setiap bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

Ia berharap semakin banyak masyarakat, pelaku usaha, maupun lembaga yang ikut berpartisipasi memperkuat gerakan berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Rus’ansyah, memberikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS dalam menjalankan program-program sosial yang menyentuh langsung masyarakat.

“Anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan merupakan bagian dari tanggung jawab kita bersama. Mereka berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk hidup layak, mendapatkan pendidikan, layanan kesehatan, dan masa depan yang lebih baik,” katanya.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam memperkuat jaring pengaman sosial di Kalimantan Tengah.

Melalui Lebaran Yatim, BAZNAS Kalteng tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi anak-anak yatim dan keluarga dhuafa. Di tengah berbagai tantangan ekonomi, kepedulian yang diwujudkan dalam aksi nyata menjadi pesan bahwa kebersamaan tetap menjadi kekuatan utama membangun masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan. (bn-red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *