Agustiar Dorong Mahasiswa TI UPR Jadi Pelopor Inovasi Digital

oleh -319 Dilihat
Agustiar Dorong Mahasiswa TI UPR Jadi Pelopor Inovasi Digital
Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran saat menjadi Narasumber utama

BATUAHNUSANTARA, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran mendorong mahasiswa Jurusan Teknik Informatika (TI) Universitas Palangka Raya (UPR) untuk menjadi pelopor inovasi digital yang bermanfaat bagi masyarakat.

Pesan itu ia sampaikan saat membuka TI Fest 2.1 dan Kuliah Umum Dies Natalis ke-21 Teknik Informatika UPR, Rabu (29/10/2025), di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur.

Mengusung tema “Membangun Start Up yang Tangguh Melalui Digitalisasi dan Inovasi,” acara ini dihadiri ratusan mahasiswa, akademisi, dan praktisi teknologi. Dalam kuliah umumnya, Gubernur menegaskan pentingnya menyiapkan generasi muda yang tangguh menghadapi tantangan era digital.

“Anak muda harus berani berinovasi, menciptakan peluang, dan tidak takut gagal. Semangat Isen Mulang harus menjadi karakter utama generasi Kalteng,” tegas Agustiar di hadapan peserta.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menyeimbangkan ilmu dengan adab dan keimanan.

“Ilmu boleh tinggi, tapi jangan lupa adab. Hormati guru dan orang tua, jauhi narkoba, judi online, dan hal-hal yang merusak masa depan,” ujarnya.

Menurut Agustiar, kemajuan daerah akan terwujud jika generasi mudanya memiliki semangat belajar dan daya juang tinggi.

“Kalteng membutuhkan SDM unggul yang tidak hanya cerdas, tapi juga berkarakter. Dengan tekad dan iman, tidak ada yang mustahil kita capai,” tambahnya.

Gubernur kemudian membuka kegiatan secara simbolis sambil menyampaikan harapan agar pendidikan tinggi di Kalteng terus melahirkan inovasi yang berdampak bagi pembangunan daerah.

Sementara itu, Herson B. Aden, mantan Dekan Fakultas Teknik UPR, mengapresiasi dukungan pemerintah terhadap dunia pendidikan. Ia menilai mahasiswa Informatika memiliki peran penting dalam pengembangan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) di berbagai sektor.

“Mahasiswa harus jadi ujung tombak kemajuan teknologi yang bisa diterapkan di sektor pemerintahan, pendidikan, dan ekonomi lokal,” ujarnya.

Wakil Dekan Fakultas Teknik Wijanarka menambahkan, pihaknya terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan industri. “Kami ingin lulusan TI UPR menjadi inovator yang siap menghadapi revolusi digital,” ungkapnya. (bn-lesta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *