MAHARATINEWS, Palangka Raya – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kalimantan Tengah menggelar buka puasa bersama dan diskusi bertema “Merajut Kiprah IKA PMII Kalteng Masa Kini” di Palangka Raya, Sabtu (28/2/2026) sore.
Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi alumni lintas sektor untuk merumuskan arah gerak organisasi dalam memperkuat kaderisasi dan memperluas peran strategis kader PMII di berbagai bidang.
Ketua IKA PMII Kalteng, Wiwin Susanto, menegaskan pentingnya menjadikan forum ini sebagai ruang menyatukan langkah alumni agar organisasi bergerak lebih terarah. Ia mendorong seluruh alumni untuk terlibat aktif mendukung kader PMII, baik di ranah pemerintahan, pendidikan, sosial, maupun dunia profesional.
“Kami ingin IKA PMII Kalteng menjadi motor penggerak yang mengoordinasikan kekuatan alumni. Konsolidasi ini penting agar kontribusi alumni tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi terarah dan berdampak,” kata Wiwin.
Ketua Dewan Pakar IKA PMII Kalteng, Rahmanto Muhidin, menekankan tiga agenda utama penguatan kiprah PMII ke depan. Pertama, organisasi harus memperkuat kaderisasi dari basis paling bawah, mulai dari rayon, komisariat, hingga cabang di seluruh perguruan tinggi.
Kedua, alumni wajib mengambil peran aktif sebagai pendamping dan fasilitator kader agar proses kaderisasi berjalan berkelanjutan. Ketiga, IKA PMII Kalteng perlu menyusun peta jalan pengembangan peran kader agar mampu menembus ruang-ruang strategis.
“Kita tidak boleh hanya bicara peran PMII hari ini, tetapi menyiapkan masa depan. Alumni harus turun tangan memperkuat kaderisasi dan membuka akses strategis bagi kader,” tegas Rahmanto.
Ia menilai IKA PMII Kalteng masih tertinggal dibanding daerah lain dalam memaksimalkan jejaring alumni. Karena itu, organisasi perlu membangun basis data alumni dan kader sebagai dasar mendorong penempatan kader di sektor pemerintahan, perbankan, dunia usaha, dan pendidikan.
Melalui forum ini, IKA PMII Kalteng menegaskan komitmen membangun organisasi yang lebih terkoordinasi, progresif, dan berdampak nyata bagi kader PMII serta masyarakat luas. (bn-red)





